081-330-646464 cs@arsitekhijau.com

Genteng rumah atau atap rumah adalah ibarat mahkota untuk keindahan rumah, apik atau tidak apik desain sebuah rumah tergantung juga dari penataan desain genteng dan model atau bentuk dari genteng itu sendiri. Genteng yang ada di pasaran saat ini bermacam – macam dari bentuk, model genteng, bahan baku genteng, kualitas genteng, serta warna yang di tawarkan untuk genten rumah.

Berikut adalah beberapa material gentengyang mungkin bisa di pilih untuk rumah anda :

• Genteng tanah liat / genteng kodok

Genteng kategori ini terbuat dari tanah liat yang di tekan / di press. Kemudian di panaskan menggunakan bara api dengan derajat kepanasan tertentu. Daya tahan genteng jenis ini sangat kuat. Untuk pemasangan, di perlukan teknik pemasangan kunci / kaitan genteng pada rangka penopang. Selain tampilan alami warna orange kecoklatan hingga merah terakota, anda juga bisa mewarnai genteng tanah liat.
Kini, telah tersedia berbagai macam pilihan warna – warni yang menarik. Kelebihan dari enteng tanah liat adalah harganya relatif murah, mempunyai beban yang ringan sehingga meminimalisir beban atap, dan memiliki kuat tekan sehingga dapat di injak.
Sedangkan kelemahan dari genteng ini adalah di perlukan ketelitian pada saat pemasangan reng sehingga tidak terjadi kebocoran di dalam rumah, akan mudah berlumut atau menjamur jika tidak di lapisi cat atau glasur, dan menggunakan pola pemasangan zig zag dengan sistem sambungan inlock.
• Genteng metal atau genteng berbahan logam
Memiliki ukuran yang lebih besar dari genteng tanah liat, yaitu sekitar 60 – 120 cm, dengan ketebalan 0,3 mm. Pemasangan genteng ini tidak jauh beda dengan genteng tanah liat. Karena memiliki ukuran yang lebih lebar maka dapat mempercepat waktu pemasangan pada sebuah rumah.
Genteng jenis ini biasanya memerlukan sekrup untuk pemasangannya aar tidak mudah terbawa angin karena bobotnya lumayan ringan. Pilihan warna genteng metal yang tersedia sangat variatif dan menarik. Kombinasi warna atap dan dinding fasade bangunan dapat menciptakan harmoni warna yang menarik.
Keunggulannya dari genteng metal ini adalah mudah dan cepat dalam pemasangannya, hemat material karena bentangnya yang lebih lebar, di lapisi bahan anti karat, menggunakan bahan anti pecah jadi lebih aman dari kebocoran, teknologi baru yang membuat genteng tidak menimbulkan panas dan tidak mudah terbakar, selain itu di lapisi bahan anti lumut sehingga tidak perlu khawatir untuk mengecat ulang yang tentunya memerlukan biaya tambahan. Untuk kelemahannya yang perlu di perhatikan adalah ketika pemasangannya, karena jika tidak rapih maka akan sangat tidak indah di lihat.

• Genteng aspal
Material genteng yang satu ini bersifat solid namun tetap ringan, terbuat dari campuran lembaran bitumen ( turunan aspal ) dan bahan kimia lain. Ada dua model yang tersedia di pasaran. Pertama, model datar bertumpu pada multipleks yang menempel pada rangka, dan jenis yang kedua, model bergelombang yang pemasangannya cukup di sekrup pada balok gording.
Kelebihannya adalah ringan 1/6 dari berat genteng beton atau keramik, bisa di gunakan untuk kemiringan genteng 22,5 sampai 90 derajat, mudah dan praktis dalam pemasangannya, tahan terhadap api dan mampu menahan tekanan angin, memiliki pilihan warna dan di lindungi lapisan anti jamur dan anti pudar. Sedangkan kelemahannya adalah pada harganya yang relatif mahal.
• Genteng kaca
Genteng ini di pakai agar sinar matahari dapat masuk ke dalam ruangan secara langsung sehingga menghemat konsumsi listrik untuk penerangan. Material genteng ini terbuat dari kaca. Genteng ini mempunyai bentuk yang terbatas sehingga kompatibel / sesuai dengan beberapa jenis genteng tertentu saja.
Keunggulannya adalah bahannya yang bersifat transparan, bisa memberikan pencahayaan alami di dalam rumah, kaca memiliki kesan modern sehingga cocok di padukan di rumah yang bergaya modern dan minimalis. Untuk kekurangannya bahannya yang mudah pecah, juga penggunaan yang berlebihan akan berakibat meningkatnya suhu ruangan di bawahnya.

• Genteng keramik

Genteng ini memiliki warna yang cukup banyak karena pada saat proses finishingnya di lapisi pewarna pada bagian atasnya. Bahan utama genteng ini adalah keramik. Kelebihan dari genteng ini adalah lebih tahan lama dan kuat menahan beban manusia, warna akan tahan lama karena di proses dengan pembakaran dengan suhu 1100 c, sistem interlock yang memungkinkan adanya celah untuk mengaitkan.
Sedangkan untuk kelemahannya adalah di perlukan ketelitian pada saat pemasangan reng sehingga tidak terjadi kebocoran di dalam rumah, selain itu di perlukan kemiringan atap minimum 30 derajat agar air hujan dapat mengalir sempurna dan genteng tidak dapat terlepas ketika di terpa angin ( jika di pasang pada sudut kemiringan 45 – 60 derajat, perlu bantuan baut ketika memasangnya agar genting tidak terlepas dan lebih kuat.

• Genteng beton

Genteng ini terbuat dari beton, yaitu campuran pasir, semen, kerikil, dan bahan aditif. Bentuknya yang bergelombang dan ada juga yang datar. Bentuk datar mucul seiring dengan gaya arsitektur rumah yang modern dan minimalis sehingga perlu adanya penyesuaian bentuk atap yang lebih sederhana.
Keunggulannya adalah kuat dan tahan lama dan daya tahan terhadap tekanan tinggi sehingga tidak mudah goyah oleh angin. Kekurangannya memiliki tekstur yang kasar dan mudah timbul lumut pada permukaannya.

error: Content is protected !!