081-330-646464 cs@arsitekhijau.com

Kejelian seeorang dalam memilih dan menempatkan aksesoris interior, mampu membuat rumah berkesan lebih hidup. Disamping itu, keberadaan aksesoris dapat memberikan nilai tambah, serta dapat merefleksikan karakter penghuni rumah.

Dewasa ini terlihat adanya kecendurungan baru dalam masyarakat, khususnya yang berkaita dengan benda benda antik. Masyarakat mulai gemar mengoleksi benda antik. Mereka bahkan berupaya menyisihkan sedikit waktu untuk mencari benda benda antik ke berbagai daerah karena memberi keasyikan tersendiri bagi seorang kolektor.

Sebuah benda di katakan sebagai benda antik karena sejarah dan tradisi yang lekat pada benda tersebut. Namun, kita juga hars memikirkan segi kualitas benda itu sendiri. Umumnya, mutunya di tentukan oleh keutuhan, kelangkaan, dan keindahan benda tersebut.

Benda antik trsebut di ata selain berfungsi sebagai koleksi, juga dapat di manfaatkan untuk pernik interior. Mulai dari keramik, gerabah, benda kayu (anyaman), tekstil, hingga kaca, perak dan ema, merupakan benda yang dapat di jadikan hiasan pada sudut suut ruangan. Hal inilah yang membuat orang semakin tertarik pada benda antik.

• Penempatan yang tepat
Dalam menempatkan benda benda antik yang berfungsi sebagai pernik inerior, kita harus memperhatikan beberapa hal. Pertama, tentulah kualitas dan kelangkaannya. Buatah sarana penyimpanan khusus, seperti lemari kaca, bagi benda antik yang langka dan berkualitas. Sebaliknya, kita dapat meletakkannya di atas meja tamu, meja konsul atau meja sudut bila tidak mudah pecah, seperti benda antik yang terbuat dari perak dan perunggu. Dinding ruangan juga dapat berfungsi sebagai sarana penempatan piring piring antik. Asalkan, segi keamanan tetap menjadi pemikiran utama dalam menempatkan benda benda tersebut.

Jenis, motif, dan warna juga merupakan pertimbangan lain yang tidak boleh di abaikan. Sebaiknya, kita pilih benda antik sejenis, semotif, dan sewarna bila ingin di tempatkan secara berdekatan. Selain itu, kita juga dapat menggabungkan jenis, motif, dan warna berbeda. Namun, sebaiknya hindari benturan warna agar penataan tetap menarik untuk di pandang. Menempatkannya pun tidak boleh terlalu banyak agar tidak mengganggu kita dalam menikmati keindahannya.

Yang perlu di perhatikan, terutama dalam penempatan pernik interior di rumah, adalah gaya yang hendak di tampilkan. Di samping itu, benda benda antik itu harus di sesuaikan dengan perangkat interior yang ada, seperti permadani, perangkat duduk, dan tirai jendela.

yang perlu di perhatikan bagi anda yang ingin menggunakan Barang Kuno untuk Aksesori Ruangan, adalah perawatan yang anda lakukan harus tepat. Hal ini tentu bertujuan agar barang-barang tersebut tetap awet dan terjaga keasliannya.

Untuk itu, pada artikel ini kami akan memberikan anda beberapa tips dalam menata benda vintage agar tetap terlihat cantik dan penghias untuk ruangan anda:
• Dalam menata aksesoris apapun, sebaiknya ada mengelompokan berdasarkan fungsinya. Pisahkan setiap jenis aksesoris tersebut sesuai dengan fungsi dan jenisnya.

• Pilih Desain rak atau lemari penyimpanan barang-barang vintage yang sederhana dan sesuai dengan tema aksesoris yang disimpan. Gunakan warna netral atau natural, sehingga aksesoris koleksi anda tetap menjadi poin utama.

• Untuk koleksi benda-benda klasik yang fungsional, seperti meja, sarung bantal, kipas angin dan lampu gantung bisa anda jadikan bagian pelengkap dekorasi ruang Publik anda.