081-330-646464 cs@arsitekhijau.com

Rumah merupakan tempat tinggal sekaligus perlindungan secara fisiologis bagi manusia. Sebegitu pentingnya rumah bagi kehidupan manusia, karena memang itu salah satu kebutuhan pokok yang wajib dipenuhi selain pangan dan sandang. Banyak yang mengatakan “rumahku istanaku”, walau bagaimanapun keadaan rumah setiap orang.

Mengacu pada istilah diatas, maka timbul pertanyaan bagaimanakah membuat setiap penghuni rumah, dapat terus merasa aman dan nyaman selayaknya tinggal disebuah istana walau bagaimanapun keadaan rumah tersebut.

Bagaimanakah cara membuat seseorang itu merasa nyaman tinggal dirumah? Cara yang paling mudah menciptakan rasa nyaman tinggal dirumah adalah menciptakan suasana rumah tersebut sesuai yang diinginkan.

Yang dimaksud dalam hal ini bukan berarti harus merubah rumah tersebut semewah mungkin, karena keadaan ekonomi setiap orang tidaklah sama.

Hal – hal kecil dan simpelpun ternyata bisa membuat rasa nyaman itu tumbuh. Beberapa hal kecil tersebut diantaranya adalah dengan membersihkan rumah setiap hari, mengatur tata ruang rumah secara rapi dan merubahnya secara berkala, menanam tanaman tanaman hijau, jangan menumpuk pakaian pakaian kotor, dan buatlah sirkulasi udara yang baik.

Keadaan rumah yang bersih tentulah akan menbuat penghuni rumah tersebut merasa nyaman. Selain kebersihan, tataruang sebuah rumah juga mempunyai pengaruh besar terhadap kenyamanan penghuninya.

Sesuatu yang tertata rapi itu kemungkinan lebih kecil untuk membuat kita bosan melihatnya, apa lagi dengan merubahnya secara berkala. Hal kecil lainnya yang tidak kalah penting adalah menanam tanaman tanaman hijau (bisa dalam pot).

Suasana rumah yang sejuk dan asri bisa membuat seseorang merasa lebih segar. Satu lagi yang penting dan perlu diperhatikan adalah jangan sampai menumpuk baju baju ataupun piring – piring kotor, karena hal ini akan menimbulkan rasa malas dan tidak nyaman.

Kenyamanan juga bisa didapatkan kalau seseorang itu merasa aman. Bagaimanakah membuat rumah aman?, dalam hal ini lebih menekankan cara membuat rumah aman bagi anak anak.
Mengapa demikian? Karena dewasa ini sering terjadi kecelakaan yang terjadi pada anak anak di rumahnya sendiri, yang seharusnya menjadi tempat perlindungan yang aman bagi anak anak tersebut. Yang disebut sebagai anak dalam hal ini adalah seorang anak yang belum mengerti tentang sesuatu yang dapat mengancam ataupun membahayakan dirinya.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan agar rumah menjadi tempat yang aman bagi anak anak adalah aman dari listrik, panas dan api, genangan air, pintu dan jendela, dan hiasan hiasan rumah beserta pernak perniknya.

Aman dari listrik, hal ini bisa di lakukan dengan menempatkan stop kontak pada tempat yang sulit dijangkau anak, seperti meninggikan dan menaruhnya di belakang lemari mungkin. Aman dari panas dan api, sebisa mungkin jauhkan anak dari dapur, posisikan kompor memasak agar tidak bisa terjangkau anak, simpan baik –baik bahan bahan yang menjadisumber api ataupun panas, seperti korek api, minyak, lampu teplon, setrika, rice cooker dan sebagainya.

Aman dari genangan air, pada umumnya anak sangat senang bermain air. Usahakan jangan mengisi bak air ataupun ember secara penuh, dan jangan pernah meninggalkan kunci kamar mandi (usahakan selalu terbuka jika anak sedang mandi), karena hal ini berkemungkinan anak dapat terkunci didalam. Poin selanjutnya berhubungan dengan pintu dan jendela.

Usahakan pintu selalu dalam keadaan tertutup dan berilah tralis besi pada jendela. Sisakan satu jendela dengan teralis yang bisa dibuka tutup (sebagai antisipasi jika terjadi keadaan darurat, seperti kebakaran dan sebagainya).

Berilah pintu buka tutup pada tangga, agar anak tidak bisa naik turun secara leluasa. Jika memungkinkan dapat juga menggunakan alat pengaman pada pintu, jendela ataupun almari agar anak anak tidak terjepit saat membuka dan menutupnya.
Poin terakhir adalah tentang penempatan hiasan dan pernak pernik rumah. Hiasan dan pernak pernik rumah sangat menarik perhatian anak. Maka, jangan biarkan benda benda hiasan itu dapat mencelakakan anak. Hal ini bisa diantisipasi dengan menempatkan hiasan hiasan gantung lebih tinggi, menempatkan benda –benda yang kecil dan mudah pecah secara aman. Dengan langkah langkah antisipasi tersebut maka kemungkinan terjadi kecelakaan pada anak dapat ditekan.