081-330-646464 cs@arsitekhijau.com

Rangka atap baja ringan adalah sebuah perkembangan teknologi terbaru struktur atap menggunakan konstruksi baja yang kuat tetapi ringan, kita tahu sebelumnya bahwa yang namanya baja itu identik dengan berat dan ukuran yang besar namun seiring perjalanan waktu maka munculah teknologi baja ringan sehingga banyak menarik masyarakat untuk menggunakanya. Baja yang digunakan adalah jenis cold rolled coil (CRC) dengan bentul profil seperti huruf C atau O. berikut ini beberapa uraian mengenai rangka atap baja ringan.

Kelebihan baja ringan :
• Tidak perlu di cat lagi.
• Bahan bangunan yang ringan sehingga tidak memberatkan struktur.
• Tidak terkena serangan rayap, hal ini berbeda dengan kayu yang punya resiko keropos dimakan rayap.
• Mutu materialnya tidak berubah-ubah, tidak melapuk karena usia lanjut.
• Proses pemasanganya cepat, bisa dipabrikasi dulu lalu tinggal pasang di lokasi proyek.
• Tahan terhadap karat.

Kekurangan baja ringan :
1. Pemilihan material memerlukan perhitungan struktur yang teliti dan kuat, karena jika ada yang salah maka atap bisa roboh total.
2. Tergolong sebagai material rangka atap yang cukup mahal dibanding jenis lainya, namun keberadaan kayu yang semakin langka telah membuat baja ringan menjadi lebih murah untuk digunakan.
3. Tidak bisa asal membuat rangka atap, perlu gambar kerja yang benar sehingga atap bisa dibangun dan berfungsi dengan baik.
4. Dari segi tampilan arsitektur terlihat kurang bagus jika tidak didesain sedemikian rupa, oleh karena itu diperlukan plafond penutup agar langit-langit terlihat bagus.

5. Tidak terjual bebas di toko bahan bangunan, jadi harus memesan langsung pada supplier rangka atap baja ringan yang biasanya menawarkan harga perencanaan,bahan berikut pemasangan sampai jadi.
• Menghindari gagal struktur pada baja ringan :

Fenomena gagal struktur menjadi sangat keren dan menjadi topik bahasan media ketika Jembatan Kutai Kartanegara ambruk. Tanpa mengabaikan isu lain dibalik runtuhnya jembatan, Keruntuhan tentu saja lebih banyak disebabkan faktor konstruksi. Para ahli konstruksi jembatan menganalisis bahwa runtuhnya Jembatan Kartanegara, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, disebabkan oleh faktor kegagalan struktur.

Kegagalan struktur lainnya bisa terjadi pada pekerjaan lain seperti struktur dinding rumah, lantai gedung, struktur atap, dan lain-lain. Struktur rangka atap baja ringan adalah salah satu konstruksi yang rawan terjadi kegagalan struktur. Kegagalan ini menyebabkan terjadinya keruntuhan atap yang bisa disebabkan oleh banyak factor. Untuk menghindari kegagalan struktur pada pekerjaan baja ringan, bisa dilakukan dengan langkah-langkah berikut ini:
1. Perencanaan. Lakukan sebaik mungkin dengan memperhitungkan factor seperti panjang bentang kuda-kuda, tinggi kuda-kuda, sudut kemiringan, jenis genteng, beban angin dan beban orang bekerja, water heater, lebar ring balok, dan lain-lain.
2. Pemasangan. Pastikan setiap personal yang menjadi pemasang adalah mereka yang terlatih. Pemasangan yang baik akan memperhatikan setiap detil dari gambar rencana dan menyesuaikannya dengan lokasi proyek. Sudut yang ada dilembar kerja akan dicek dengan bentuk di lapangan. Yang sering menyebabkan masalah adalah sopi-sopi, sering terjadi kesalahan karena perbedaan menarik sudut antara pemasang baja ringan dengan pembuat dinding. Hal lainnya yang perlu diperhatikan pada saat pemasangan adalah penempatan braket, pelat kaki, penguatan struktur pada titik-titik yang direkomendasikan, pemasangan tali angin, dan ikatan-ikatan lainnya sangat penting untuk diperhatikan.
3. faktor struktur bawah. Struktur bawah terdiri dari kolom, dinding, dan ring balok. Ketiga struktur di bawahnya sangat penting dalam menopang struktur rangka atap.

4. Konsultasikan segala sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan rangka atap dengan produsen yang mengeluarkan produk baja ringan yang akan dipakai. Mintalah selalu referensi hasil uji lab struktur untuk memastikan kekuatan dari material yang akan digunakan.
5. Koordinasikan dengan semua pihak yang terlibat jika ada hal-hal yang harus dikoordinasikan. Hal ini akan membuat pekerjaan pemasangan rangka atap baja ringan menjadi lancar dan sesuai dengan harapan.

Kegagalan struktur bisa kita hindari dengan mematuhi semua kaidah struktur yang direncanakan dengan baik. Tanpa harus mengurangi factor-faktor lainnya seperti bencana alam seperti gempa bumi, angin ribut, badai, dll. Hindari juga Pengurangan-pengurangan pada elemen dasar struktur rangka atap baja ringan seperti pengurangan bracing (ikatan-ikatan) atau aksesoris lainnya yang penting bagi sistem sruktur tersebut. Struktur yang terjamin kuat akan memberikan tingkat keamanan dan kenyamanan bagi penggunanya.

error: Content is protected !!