081-330-646464 cs@arsitekhijau.com

Layaknya mode pakaian, tren mode tanaman penghias tamanpun selalu bergeser dari tahun ke tahun. Kalau beberapa tahun yang lalu pinang merah menjadi simbol status pemiliknya, maka kini pinang merah menjadi sangat mudah di jumpai di mana saja dengan hargarelatif rendah.

Sebaliknya tanaman – tanaman yang dulu hanya tumbuh liar di kampung – kampung, hutan dan pantai menjadi rebutan konsumen tanaman hias dengan harga berlipat mulai puluhan ribu sampai jutaan rupiah.

Berikut adalah beberapa tanaman ekslusif yang pernah ada dan masih menjadi trend tanaman penghias taman :
• ASAM JAWA
Semula pohon ini banyak di tanam sebagai pohon penghijauan di sepanjang jalan. Mempunyai karakter batang yang kuat dan sering di jadikan bahan bonsai. Saat ini tanaman tropis afrika ini mulai populer sebagai tanaman penghias taman.
Fungsinya dengan bonggolyang artistik di tunjang bentuk yang rimbunnya daun, tanaman ini dapat di tanam pada sisi dinding semen berelief alami atau di pinggir kolam di antara batu – batu alam.
• BAMBU JEPANG

Bambu ini berasal dari Cina dan Jepang. Dapat tumbuh tinggi mencapai 10 m. Daunnya berukuran 5 – 15 cm dan lebar 2 cm, berwarna hijau dengan urat-urat daun yang sejajar. Daun-daun tumbuh memancar membentuk tajuk yang padat, bercabang rapat serta menjuntai panjang. Batangnya berwarna tembaga setebal sekitar 2 cm.
Fungsinya Bambu yang rimbun ini sering dijadikan screen pada dinding tembok yang tinggi. Selain itu ia dapat ditanam di pagar yang berfungsi sebagai pembatas. Bambu cantik ini juga dapat ditanam di antara batu-batuan di pinggir kolam.
• BAMBU KUNING

Bambu dengan warna batang kuning tua ini berasal dari Jepang dan China. Dapat mencapai tinggi 4 – 9 m dan diameter batangnya dapat mencapai 8 cm. Daunnya berwarna hijau sepanjang 12 cm dengan lebar 2 cm. Bagian bawah daun berwarna hijau kebiruan dan gagang daun berwarna keunguan. Susunan daunnya yang melengkung menjadi kombinasi menarik dengan batang kuning emas.
fungsinya Bambu cantik ini sangat bagus ditanam berkelompok sepanjang jalan masuk sebagai pengarah. Selain itu, bambu kuning akan mengurangi kesan kaku bila ditanam pada sisi dinding yang tinggi. Kesan alami akan lebih kuat dengan serumpun bambu kuning di antara batu-batuan di pinggir kolam.
• Bugenvil

Bila sedang berbunga, tanaman tropis dari Brazil ini bagai karangan bunga yang ditanam di tanah. Tajuknya akan penuh oleh bunga berwarna-warna, tergantung varietasnya. Kelopak bunga terdiri atas 3 lembar daun pelindung yang umumnya berwarna keunguan sampai pink atau putih.
Kegunaan (Fungsi) : Bunga-bunganya yang cerah dan “ramai” akan memberikan variasi yang lain pada taman bila ditanam di antara hijaunya dedaunan, ditambah oleh bonggol yang menarik. Dapat ditanam di pinggir kolam atau di antara tanaman pangkas-pangkasan lainnya. Bila ditanam di antara border di sisi jalan masuk akan memberi kesan lembut dan menyambut.
• Cemara kipas

Sosoknya menyerupai piramida yang dapat mencapai tinggi 20 m. Daunnya berwarna hijau gelap dan hijau kekuningan pada bagian ujung, tersusun menipis serta menyirap mirip kipas. Batangnya cokelat kemerahan dan cabang-cabangnya muncul dekat pangkal batang. Cabang-cabang ini tersusun padat seperti pada paku-pakuan namun lebih besar. Memiliki bau khas cemara yang kuat. Buah kerucutnya muncul saat muda dan menggantung dengan warna cokelat sepanjang 2 cm bila telah tua.
Fungsinya Cemara ini dapat ditanam berderet sepanjang pagar baik di luar maupun di dalam halaman, sehingga dapat berfungsi sebagai pembatas dan “pemahat” angin. Pada taman yang luas, deretan cemara kipas di sepanjang jalan masuk akan memberikan kesan pengarah yang kuat.