081-330-646464 cs@arsitekhijau.com

Dengan cuaca yang sangat panas seperti ini, paling enak berada di dalam rumah yang dingin. Tapi, bukan karena ada bantuan alat pendingin, melainkan rumah itu bisa mendinginkan dirinya sendiri. Ada beberapa cara agar rumah dapat dingin dengan sendirinya diantaranya adalah :

• Dengan atap rumput

Membuat dak di lantai atas memang jadi salah satu cara untuk mendapatkan ruang terbuka yang lebih di lahan yang tergolong terbatas. Namun, anda harus tahu jika beton dapat meneruskan panas lebih banyak di banding atap genteng. Oleh sebab itu, ruangan yang berada di bawah atap beton akan terasa panas. Untuk mendinginkan ruangan dak beton tersebut, biasanya arsitek akan melapisi dak beton tersebut dengan rumput. Dengan keberadaan rumput tersebut, panas matahari akan terserap sehingga panas ruangan akan berkurang dengan sendirinya.

• Dengan jendela rangkap

Kita sudah lama melupakan bentuk jendela rangkap, yakni daun jendela yang berlapis dua. Desain jendela ini biasa di temui pada rumah – rumah lama, seperti banguna tradisional atau rumah zaman belanda. Dulu orang membuat jendela seperti ini bukan karena tren saja, tapi ternyata ada fungsinya. Jendela yang fungsional untuk daerah tropis.

Manusia membutuhkan adanya cahaya alami sekaligus aliran udara ke dalam rumah. Dua kebutuhan ini sering bertentangan, jika jendela kaca di pakai untuk memasukkan cahaya ia juga membawa panas akibat radiasi matahari dan memerangkapnya di dalam rumah. Akibatnya menjadi panas. Biasanya jendela rangkap terdiri dari jendela kaca di bagian dalam ( arah bukaan ke dalam ) dan jendela jalusi di sebelah luarnya ( arah bukaan ke luar ).

Dengan jendela rangkap, saat pagi dan siang hari ketika matahari bersinar, jendela jalusi bisa di buka sehingga cahaya masuk melalui kaca. Dimalam hari yang terjadi adalah sebaliknya, yakni jendela kaca di buka dan jendela jalusi di tutup. Dengan demikian, ruang di dalam rumah tetap mendapatkan aliran udara tetap mendapatkan aliran udara dan tetap aman karena tertutup. Nah, jangan terbalik meletakkannya, karena peletakkan jendela di luar maupun di dalam ini mengemban fungsi masing – masing yang berbeda.
• Dengan peletakkan ruang yang tepat

Cara meletakkan ruang juga dapat membantu terciptanya kenyamanan suhu. Bagilah aktivitas di rumah menjadi 2, yakni aktivitas yang di lakukan sore / malam dan pagi / siang hari. Tempatkan ruang – ruang yang menampung kegiatan di pagi / siang hari pada sebelah barat. Untuk ruang kegiatan sore / malam hari sebaiknya berada di sebelah timur. Contohnya, tempatkan dapur di sisi barat karena aktivitas memasak biasanya di lakukan saatn pagi / siang. Selain itu, setiap bukaan sebaiknya berada pada sisi sisi utara dan selatan sehingga cahaya matahari tidak masuk ke rumah secara langsung.

• Dengan dinding pelapis

Jika anda memutuskan tidak akan memakai alat pendingin seperti AC, maka ada perlakuan yang harus di terapkan pada dinding yang terpapar panas matahari. Ada beragam caranya, misalnya saja melapisi hampir seluruh dinding di lantai atas dan sebagian di lantai dasar dengan dinding berongga yang penuh deengan pot – pot berisi tanaman. Sementara itu dinding dalamnya adalah dinding bata dan kaca – kaca lebar untuk memasukkan cahaya.

Selain sebagai pendingin, lapisan dinding tanaman ini berfungsi juga sebagai penahan debu. Jika rumah tidak ber AC, maka ada ruang – ruang yang di buka untuk memasukkan angin. Ini berarti debu dari luar rumah bisa ikut masuk.

• Dengan penangkap angin

Ide dasarnya adalah bagaimana menciptakan kondisi agar udara dapat terus menerus bersirkulasi. Udara bisa bergerak karena adanya perbedaan tekanan udara ( dari tekanan tinggi ke rendah ). Angin cenderung bergerak dengan memilih celah – celah yang sempit. Perbedaan tekanan udara yang drastis antara luar ruang ( udara di alam ) dan di dalam ( udara di rumah ) serta adanya celah penghubung keduanya berupa lorong yang berukuran 5,1×1,2x7m ini menciptakan siklus perputaran udara secara terus – menerus. Inilah yang menyebabkan ruang – ruang selalu terasa sejuk. Bagian atas lorong di buat terbuka sampai atap dan di atapi dengan bahan polikarbonat. Dinding dekat atap yang berhubungan dengan ruang luardi buatkan celah – celah vertikal sebagai lubang ventilasi. Angin juga dapat lewat melalui pintu di tiap ujung lorong.
Perbedaan yang drastis antara tekanan udara luar ruang (tekanan rendah) dan tekanan udara di dalam rumah ( tekanan tinggi ) ini menyebabkan angin seakan terhisap oleh lorong yang bergerak kencang melalui lorong. Cara kerja ini sebenarnya sama seperti exhaust fan, yakni udara panas di serap oleh mesin.

• Dengan perbedaan suhu atas dan bawah

Ruang terbuka di tengah rumah / belakang rumah bukan hanya berperan dalam menghijaukan rumah. Ruang terbuka juga berguna dalam membantu pergerakan udara di sekitar rumah. Taman yang rimbun oleh tanaman dan pepohonan di sebut – sebut bisa menciptakan iklim mikronya ( iklim di dalam sebuah rumah dan sekitar rumah itu ) sendiri. Prinsipnya sama seperti penangkap angin, taman di tengah ruang ini juga memanfaatkan perputaran udara, yakni dengan menciptakan adanya perbedaan tekanan udara.

Tekanan udara di dalam ruang yang lebih tinggi dari pada taman akan menyebabkan perputaran udara dalam rumah ke taman. Bila udara di dalam mengalir ke luar maka tekanan udara di dalam turun dan akan membuat udara baru dari luar masuk untuk menggantikannya. Proses ini berlangsung terus menerus sehingga udara di dalam ruang selalu berganti dengan udara yang baru.